Asap dan Langit Merah
Asap tak hanya membakar lahan, tetapi juga menghapus suara, rumah, dan harapan banyak orang. Cerita ini bermula saat musim kemarau datang lebih cepat dari biasanya. Dalam sekejap, api menjalar di semak dan hutan, menelan semua yang ada di hadapannya.
Kami hidup di antara kabut tebal, tak bisa melihat langit selama berminggu-minggu. Anak-anak tak lagi bersekolah, warga menggunakan masker sepanjang hari, dan banyak yang mulai mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Namun, di tengah semua itu, kami belajar untuk saling membantu, membangun kembali, dan menjaga sisa alam yang masih ada. Cerita ini adalah tentang kehilangan, tapi juga tentang harapan yang menyala dalam abu.
